Dirjen PSLB3-KLHK Rosa Vivien mengatakan pertemuan ini tentu sangat membanggakan, karena ini merupakan pesan yang sangat kuat kepada dunia, apalagi Indonesia sebagai tuan rumah G-20, bahwa Indonesia memiliki komitmen yang sangat kuat akan isu-isu pelestarian lingkungan.
Lebih lanjut dikemukakan Rosa Vivien, salah satu legacy penting dari COP 4 Minamata ini adalah diluncurkannya dokumenn “Bali Declaration”, yang menjadi komitmen seluruh negara parties untuk penghapusan dan pemberantasn illegal perdagangan merkuri.
Baca Juga:
Hutan Mangrove: Ekosistem Penting di Kalimantan Utara untuk Perlindungan Pantai
Di samping itu, ujar Rosa Vivien, pertemuan COP 4 Minamata ini juga memberikan rasa optimis dan kepercayaan yang sangt kuat untuk bangkit setelah 2th dalam masa pandemi.
Pertemuan COP sendiri akan berlangsung sampai tanggal 25 Maret 2022. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.