WAHANANEWS.CO, Jakarta - Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri dari jabatannya Senin. Padahal dirinya baru menjabat kurang dari dua tahun.
Melansir CNBC Indonesia, awalnya, ia memimpin Partai Buruh yang berhaluan kiri-tengah, yang meraih kemenangan besar dalam pemilihan umum (pemilu) di 2024. Dalam pernyataan kemarin, Starmer berjanji akan melakukan "transisi dengan teratur" untuk memberikan mandat ke PM baru di September atau bahkan lebih cepat.
Baca Juga:
Ketua Partai Buruh Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo
Perhatian pun kini dengan cepat beralih ke pria yang dianggap sebagai pengganti Starmer. Meskipun masih ada kemungkinan perebutan kepemimpinan di dalam Partai Buruh, para anggota senior tampaknya sudah merujuk ke satu nama, Andy Burnham.
Siapa Andy Burnham?
Andy Burnham lahir di daerah terpencil di barat laut Inggris antara Liverpool dan Manchester. Ia adalah putra seorang insinyur British Telecom dan seorang resepsionis.
Baca Juga:
Korea Utara Akan Gelar Parade Militer Besar Peringati 80 Tahun Partai Buruh
Dirinya bergabung dengan Partai Buruh saat remaja dan kemudian melanjutkan studi di Universitas Cambridge. Pria berusia 56 tahun ini memasuki parlemen pada tahun 2001 dan naik pangkat di bawah Tony Blair, kemudian menjabat di Kabinet Gordon Brown dari tahun 2007 hingga 2010, memegang peran senior termasuk menteri kesehatan.
Meskipun memiliki pengalaman sebagai menteri, Burnham dua kali gagal mendapatkan kepemimpinan Partai Buruh.
Merujuk catatan lama Singapura Channel News Asia (CNA) misalnya, ia kalah dalam pemilihan tahun 2010 dan 2015.