Negara itu hampir kehabisan persediaan bensin yang sudah langka, tetapi pengunjuk rasa yang didukung oleh partai-partai oposisi utama menyewa bus pribadi untuk melakukan perjalanan ke ibu kota.
Demonstran telah berkemah di luar kantor tepi laut Rajapaksa untuk menuntut pengunduran dirinya karena salah urus pemerintah terhadap krisis.
Baca Juga:
Wickremesinghe Jadi Presiden Sri Lanka, Demonstran: Kami Tak Akan Mundur!
Tentara bersenjatakan senapan serbu dikerahkan ke Kolombo pada Jumat untuk memperkuat polisi yang menjaga kediaman resmi Rajapaksa.
Pihak berwenang mengatakan mereka telah mengerahkan hampir 20.000 tentara dan petugas polisi untuk operasi keamanan guna melindungi Presiden.
Sri Lanka telah gagal membayar utang luar negerinya sebesar 51 miliar dolar AS dan telah melakukan pembicaraan bailout atau dana talangan dengan Dana Moneter Internasional.
Baca Juga:
Ekonomi Indonesia Disebut Masih Aman dari Krisis, Tapi…
Sembilan orang tewas dan ratusan terluka ketika bentrokan meletus di seluruh negeri setelah loyalis Rajapaksa menyerang pengunjuk rasa damai di luar Kantor Presiden pada Mei lalu. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.