Ia mengatakan serangan tersebut terjadi dalam rentang waktu 28 hingga 29 Desember dan secara khusus menargetkan kediaman presiden Rusia di wilayah Novgorod.
Menurut Lavrov, total 91 drone diluncurkan dalam serangan semalam tersebut.
Baca Juga:
Ketegangan Inggris Vs Rusia, Awas Perang Baru Dunia
Ia menegaskan seluruh drone yang diluncurkan berhasil dideteksi, dicegat, dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Rusia.
Lavrov juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan yang terjadi di lokasi sasaran akibat serangan tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan temuan hulu ledak berdaya tinggi pada drone yang jatuh itu memperkuat klaim bahwa serangan diarahkan dengan tujuan serius dan berpotensi menimbulkan dampak besar.
Baca Juga:
Rusia Hapus Domain YouTube dan WhatsApp, Akses Internet Kian Diperketat
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini].
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.