Presiden ke-42 Amerika Serikat Bill Clinton juga tak luput dari sorotan akibat rumor kecanduan seks yang disebut-sebut merusak kepresidenannya.
Percakapan mantan Presiden Gerald R. Ford dengan jurnalis Thomas DeFrank yang kemudian dituangkan dalam buku Write It When I'm Gone menyebut Clinton memiliki kecanduan seksual yang berdampak besar pada citranya.
Baca Juga:
MA Batalkan Tarif Trump, Refund Ribuan Triliun Rupiah Berpotensi Jadi ‘Kekacauan’
Ford menggambarkan Clinton memiliki pandangan yang mengembara saat berkunjung ke rumah keluarga Ford di Colorado pada 1993.
"Saya akan memberitahu Anda satu hal: dia tidak melewatkan satu rok yang bagus di acara sosial manapun," kata Ford dalam percakapan tersebut.
Skandal hubungan Clinton dengan magang Gedung Putih Monica Lewinsky memuncak hingga proses pemakzulan pada 1998.
Baca Juga:
Indonesia Tegaskan Produk Nonhalal Tak Wajib Label dan Sertifikat Halal
Clinton sempat membantah keras tuduhan tersebut sebelum akhirnya terungkap bahwa hubungan itu memang terjadi.
Dewan Perwakilan Rakyat memakzulkan Clinton atas tuduhan sumpah palsu dan menghalangi proses hukum, namun Senat membebaskannya pada Januari 1999 sehingga ia tetap menyelesaikan masa jabatannya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.