Orang Inggris pun tidak mengantre untuk mengambil pekerjaan ini.
Pengemudi truk dinilai sebagai pekerjaan yang kurang aman dan tidak menarik bagi banyak angkatan kerja di Inggris.
Baca Juga:
Hubungan Gelap dengan Epstein, Rumah Eks Dubes Inggris Digeledah
Kurang pengemudi membuat perusahaan logistik hanya mengirimkan sedikit barang.
Dalam jangka panjang, ini berarti lebih sedikit pilihan konsumen dan kemungkinan kepanikan konsumen, seperti yang terlihat pada tahun 2020 ketika Inggris kekurangan pasokan kertas toilet.
Melihat kondisi begini, para bos supermarket terbesar di Inggris juga mengaku khawatir.
Baca Juga:
Sambut HPN 2026, Polda Jambi Berikan Apresiasi Kepada Media
Mereka menggambarkan kekurangan pasokan karena rantai pasok yang terganggu sebagai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Mereka memperingatkan bahwa rak-rak supermarket bisa kosong saat Natal karena kurangnya pengemudi truk pengantar barang.
Secara ekonomi makro, pertumbuhan ekonomi Inggris mandek pada bulan Juli menurut Kantor Statistik Nasional.