Kasus ini menambah daftar panjang gangguan serius dalam penerbangan di Australia sepanjang 2025 hingga 2026.
Pada April 2026, seorang pria berusia 45 tahun dari Queanbeyan didakwa setelah berperilaku agresif dalam penerbangan Canberra menuju Perth.
Baca Juga:
Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ditangkap di Surabaya, Ternyata Masih Buka Lowongan Kerja Palsu
Dalam insiden itu, pria tersebut juga dilaporkan mencoba menggigit penumpang lain saat sedang ditahan.
Ia menghadapi tiga dakwaan, termasuk menyerang awak kabin, dengan ancaman hukuman hingga 14 tahun penjara.
Pada Januari 2026, seorang perempuan asal Canberra diduga menyerang pramugari dalam penerbangan ke Perth.
Baca Juga:
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik Lagi, YLKI Desak Transparansi Fuel Surcharge
Pada Februari 2026, penerbangan Virgin Australia dari Brisbane menuju Melbourne dipenuhi petugas pemadam kebakaran setelah sebuah vape terbakar dan mengeluarkan asap di kabin.
Pada 2025, seorang warga Yordania didakwa karena diduga mencoba membuka pintu pesawat yang tengah terbang menuju Sydney.
“Berada di udara tidak membebaskan siapa pun dari hukum dan konsekuensinya,” kata Pejabat Sementara Australian Federal Police, Peter Brindal.