Hal ini memunculkan spekulasi bahwa awak pesawat kemungkinan berhasil keluar dan masih hidup di darat.
“Menunjukkan misi pencarian dan penyelamatan tempur sedang dilakukan untuk menemukan dan mengeluarkan dua awak pesawat dari F-15E,” kata pakar penerbangan Justin Bronk dari Royal United Services Institute.
Baca Juga:
2 Jet Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Trump Sebut Tak Pengaruhi Negosiasi
Sebuah akun yang dikaitkan dengan Garda Revolusi Iran juga mengunggah gambar kursi pelontar di wilayah gurun yang disebut sesuai dengan tipe ACES II yang digunakan pada F-15E.
“Jika asli, ini menunjukkan bahwa setidaknya satu dari dua awak pesawat berhasil keluar dengan selamat,” kata Bronk.
Media Iran bahkan menyiarkan imbauan kepada warga untuk menyerahkan “pilot musuh” kepada pihak berwenang dengan imbalan hadiah.
Baca Juga:
Intelijen AS Bongkar Fakta, Kekuatan Militer Iran Masih Tangguh di Tengah Serangan
Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) sempat membantah klaim Iran terkait jatuhnya jet F-35 lainnya di Pulau Qeshm di Selat Hormuz.
“Semua pesawat tempur AS telah diperhitungkan,” katanya.
Selama lima minggu konflik berlangsung, belum pernah ada jet tempur AS yang dilaporkan hilang di wilayah Iran hingga insiden ini terjadi.