Mesir juga mengutuk serangan tidak manusiawi Israel terhadap permukiman.
Menghadapi serangan dahsyat ini, Mesir memutuskan untuk membuka perbatasan Rafah agar warga Palestina yang terluka dapat menerima perawatan medis.
Baca Juga:
Hari Berdarah di Gaza, Netanyahu Tegaskan Perang Akan Berlanjut
Ini adalah pertama kalinya Kairo setuju untuk membuka jalur bagi warga sipil sejak awal konflik.
Sementara itu, Israel mengatakan serangan tersebut menyasar seorang komandan Hamas yang terkait dengan serangan 7 Oktober.
Hamas menolak klaim Israel bahwa serangan tersebut ditujukan untuk membunuh komandan Hamas .
Hamas menegaskan, komandannya tidak berada di Jabalia saat serangan terjadi.
Baca Juga:
Israel Putus Listrik ke Gaza, Hamas: Upaya Pemerasan yang Murahan
"Kebohongan besar!" tulis Hamas di Telegram.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.