"Untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas kekerasan terus menerus
terhadap warga sipil Palestina dan jemaah Al-Aqsha," tambahnya.
Menanggapi kejadian ini, Presiden Joko Widodo alias Jokowi kemudian
memberikan perhatian khusus pada warga Palestina.
Baca Juga:
Israel Menolak Serahkan Masjid Ibrahimi, Tutup Semua Akses untuk Idulfitri
"Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerussalem Timur,
dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsha,
tidak boleh diabaikan," ujar Jokowi, dilansir dari Twitter @jokowi, Selasa (11/5/2021).
Jokowi juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan
atas pelanggaran yang berulang oleh Israel.
"Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB
untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel.
Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina," tegasnya.
Baca Juga:
Serangan Udara Israel di Gaza Makin Brutal, Korban Sipil dan Jurnalis Berjatuhan
Sebelumnya, bentrok antara warga Palestina dengan Israel kembali terjadi
saat pengusiran warga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah di Yerussalem.
Sheikh Jarrah merupakan rumah bagi 2.800 pengungsi Palestina.
Pengusiran itu terjadi karena akan dibangun pemukiman Yahudi di wilayah
tersebut. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.