"(Itu) menunjukkan kemampuan dan postur luar biasa aliansi Korsel-AS untuk mewujudkan 'perdamaian melalui kekuatan'," lanjut dia.
Selama kunjungan kapal selam itu ke negara tersebut, angkatan laut Korsel dan AS berencana melakukan latihan operasi khusus gabungan untuk memperkuat interoperabilitas dan kemampuan mereka dalam operasi tersebut.
Baca Juga:
Total Armada Capai 165 Kapal, TNI AL Diperkuat 5 KRI di 2024
Hal itu dilakukan untuk merespons ancaman Korut yang semakin berkembang, menurut kementerian tersebut.
SSGN juga akan ambil bagian dalam berbagai kegiatan pertukaran persahabatan dengan Angkatan Laut Korsel untuk memperingati 70 tahun aliansi kedua negara.
SSGN Michigan mulai diaktifkan pada 1982 sebagai kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, serta diubah menjadi SSGN pada 2007.
Baca Juga:
Tragedi Kecelakaan Kapal Nelayan di Korea Selatan: 7 Tewas, 1 WNI dalam Pencarian
Kapal selam itu dapat melakukan misi serangan menggunakan rudal jelajah Tomahawk.
SSGN seberat 18.000 ton itu memiliki panjang 170 meter dan dapat dipersenjatai dengan lebih dari 150 rudal Tomahawk, yang memiliki jangkauan 2.500 kilometer, menurut kementerian.
Pada Kamis, kedua negara bersekutu itu mengakhiri putaran kelima dan terakhir dari Latihan Tembakan Langsung Bersama Gabungan, yang pertama dari jenis latihan itu dalam enam tahun.