Ilya Grashchenkov, Kepala lembaga kajian Centre for the Development of Regional Politics di Moskow, mengatakan, Kremlin menyingkirkan gubernur-gubernur yang lemah di tengah memburuknya perekonomian negara.
Melemahnya ekonomi Rusia didorong oleh sanksi-sanksi dari negara-negara barat.
Baca Juga:
Nah Lho… Rusia Gagal Bayar Utang!
“Ada sebuah kebutuhan untuk restrukturisasi ekonomi, khususnya di wilayah-wilayah, dimana pengaruh ekonomi barat sangat signifikan. Gubernur-gubernur ini harus diganti dengan pilihan yang masih muda,” kata Grashchenkov.
Kementerian Ekonomi Rusia menyebut ekonomi Negeri Beruang Merah itu akan terkontraksi sampai 8,8 persen pada 2022. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.