Di tengah upaya tersebut, dapur umum, klinik bergerak, serta rumah sakit lapangan mulai beroperasi di berbagai ruang publik di negara bagian La Guaira yang menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah.
Sementara itu, Presiden Interim Venezuela Delcy RodrÃguez menyerukan agar aset-aset negara yang selama ini dibekukan di luar negeri dapat digunakan untuk membiayai rekonstruksi pascabencana.
Baca Juga:
KPK Sebut SK Bupati Sukoharjo Jadi Alat Pemerasan, Setoran Capai Rp2,93 Miliar
Pada Rabu (8/7/2026), Delcy secara khusus meminta Raja Charles III agar melepaskan sekitar 30 ton cadangan emas milik Venezuela yang saat ini masih dibekukan di bawah rezim sanksi Inggris.
Delcy juga membela langkah pemerintah dalam menangani keadaan darurat akibat gempa dan menegaskan bencana tersebut tidak akan menyeret Venezuela ke dalam kekacauan sosial.
Meski demikian, gelombang protes tetap bermunculan di sejumlah daerah.
Baca Juga:
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Resmi Ambil Alih 3 Perkara dari Polri
Sejumlah warga menilai respons pemerintah yang didukung Amerika Serikat terhadap penanganan awal bencana berjalan lambat, terutama sebelum bantuan internasional mulai berdatangan ke wilayah terdampak.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.