“Perusahaan pasti akan mengajukan refund, tapi saya ragu harga barang akan turun. Itu jarang terjadi,” kata Jason Cheung, CEO Huntar Co.
Di sisi lain, pemerintah AS masih memiliki opsi menggunakan dasar hukum lain untuk menerapkan tarif, termasuk dengan alasan praktik dagang tidak adil atau keamanan nasional.
Baca Juga:
Vatikan Terancam Perpecahan, SSPX Tolak Permintaan Paus Leo XIV
Sebagai contoh, tarif kendaraan impor dari Meksiko dan Kanada tetap berlaku sebesar 25 persen meski kebijakan utama telah dibatalkan.
“Tarif tidak hilang, hanya berada di payung hukum berbeda,” ujar Ted Murphy, co-leader Sidley Austin.
Perusahaan logistik DHL menyatakan bahwa sistem teknologi mereka akan membantu memastikan proses pengembalian dana dapat berjalan dengan akurasi dan efisiensi tinggi.
Baca Juga:
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Rudapaksa, PH: Ketidakpastian Hukum Bagi Terdakwa
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.