Terakhir, publikasi Times of London pada 30 Maret. Kisahnya dibuka deskripsi emosional dari pemakaman seorang tentara Azov yang tewas dalam pertempuran di luar Kiev.
Mereka juga mengabaikan ikonografi Nazi karena mungkin berakar pada "iman pagan asli" Ukraina, meskipun mereka mengakui, simbol popular Azov, Wolfsangel, juga digunakan Nazi Jerman.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
“Kami adalah patriot tetapi kami bukan Nazi,” adalah kutipan yang dikaitkan dengan perwira Azov Yevgenii Vradnik.
Kutipan itu dijadikan judul cerita Times of London.
Menjelang akhir, Times mengutip pernyataan seorang komandan Azov di Mariupol, yang menuduh Rusia sebagai “Nazi sejati abad ke-21.”
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Times masih memasukkan sikap dan aneka pujian para anggota Azov terhadap roket anti-tank NLAW yang dikirimkan Inggris ke Ukraina.
Dari publiksi terbaru itu, Malic mengajak audiens membandingkan faktanya dengan beberapa liputan tentang Azov sebelum 2022.