"Jika ingin mengubah ini, UE harus mengubah Peraturan Penggunaan Ganda atau secara resmi memberlakukan embargo senjata," tambahnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, China secara agresif menegaskan klaim teritorial atas pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan.
Baca Juga:
Militer China Gelar Latihan Antikapal Selama Secara Intensif di Perairan Laut China Selatan
Langkah ini meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa.
Bahkan, Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, pernah memperingatkan tentang "dinamika persenjataan yang meningkat pesat" di kawasan Indo-Pasifik.
Pada bulan Agustus, kapal perang Jerman, yakni Bayern, berangkat dari Wilhelmshaven menuju kawasan Indo-Pasifik dalam perjalanan laut yang diperkirakan menempuh waktu enam bulan.
Baca Juga:
Pemerintah China Bongkar Identitas Warganya yang Jadi Mata-Mata CIA
Jerman berusaha untuk memperkuat kehadirannya di wilayah ini, dan pemberhentian kapal tersebut di China dimaksudkan untuk membantu meredakan ketegangan di antara armada angkatan laut. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.