Jejak yang hilang
Pada Selasa (22/11/2022), polisi memberitahu pengadilan bahwa 80 persen penyelidikan mereka telah selesai, tapi mereka masih mencari bukti penting yang bisa mengungkap kasus ini.
Baca Juga:
Bukan India atau Arab Saudi, Inilah Negara dengan Penduduk Muslim Terbanyak
Tidak ada barang milik Walkar yang ditemukan dari apartemen tempat pasangan ini tinggal dan beberapa bukti mungkin telah hilang lantaran peristiwa tersebut sudah lewat berbulan-bulan lalu.
Polisi mengatakan mereka percaya bahwa "senjata berat dan tajam" seperti gergaji besi atau pisau daging digunakan untuk memutilasi tubuh Walkar, hanya saja polisi belum menemukan benda-benda itu.
Selain itu, tulang-tulang yang telah ditemukan di semak-semak belum dipastikan identitasnya dan beberapa laporan menyebutkan kualitas temuan itu mungkin rusak karena ditemukan beberapa bulan setelah insiden pembunuhan.
Baca Juga:
India Tolak BRICS Karena Tak Ingin Berbagi Mata Uang yang Sama dengan China
Setelah penyelam mengambil beberapa tulang dari sebuah kolam di daerah Maidan Garhi di Delhi untuk mencari lebih banyak bukti, muncul kritikan terhadap kepolisian Delhi bahwa mereka hanya memiliki sedikit bukti.
Kasus ini pun sepenuhnya dibangun dari bukti-bukti yang tidak kuat dan terancam diabaikan di pengadilan.
BBC berupaya menghubungi kepolisian Delhi tapi mereka berkata sedang sibuk dengan penyelidikan.
Tapi pensiunan pejabat polisi Vikram Singh mengatakan, ada banyak bukti bertebaran dan penyidik yang terampil akan menguak kejahatan ini.