“Keduanya belajar bertahan dan berkembang di bawah tekanan dan sanksi Amerika Serikat,” ujarnya.
Meski demikian, Ramsey mengingatkan bahwa Delcy menghadapi tantangan besar untuk menjaga koalisi internal dan menghindari cap sebagai boneka Amerika.
Baca Juga:
Iran Terus Gempur Israel dan Aset Amerika, Kedubes AS Tak Sanggup Evakuasi Warganya
“Menjaga semua pihak tetap bersatu tidak akan mudah,” kata Ramsey.
Ia menilai sejauh ini Delcy tampak mampu mengelola situasi, meskipun tidak semua faksi diyakini berjalan seiring.
Trump menyatakan tidak akan mengirim pasukan ke Venezuela selama Delcy Rodriguez memenuhi kepentingan Amerika Serikat.
Baca Juga:
MK Tekankan Proporsionalitas Parliamentary Threshold demi Stabilitas dan Kedaulatan Rakyat
Namun, arah kebijakan Washington terhadap pemerintahan transisi tersebut dinilai masih belum sepenuhnya jelas.
Pejabat Amerika Serikat menegaskan bahwa hubungan bilateral akan sangat bergantung pada sejauh mana kepentingan Washington diakomodasi, sembari mengingatkan opsi militer tetap terbuka.
Di sisi lain, Delcy Rodriguez muncul di televisi pemerintah dengan sikap menantang dan menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores.