“Keduanya belajar bertahan dan berkembang di bawah tekanan dan sanksi Amerika Serikat,” ujarnya.
Meski demikian, Ramsey mengingatkan bahwa Delcy menghadapi tantangan besar untuk menjaga koalisi internal dan menghindari cap sebagai boneka Amerika.
Baca Juga:
Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar, Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan KPK
“Menjaga semua pihak tetap bersatu tidak akan mudah,” kata Ramsey.
Ia menilai sejauh ini Delcy tampak mampu mengelola situasi, meskipun tidak semua faksi diyakini berjalan seiring.
Trump menyatakan tidak akan mengirim pasukan ke Venezuela selama Delcy Rodriguez memenuhi kepentingan Amerika Serikat.
Baca Juga:
Pembentukan 6 KEK Baru Menunggu PP, MARTABAT Prabowo-Gibran: Investasi Harus Berdampak ke Rakyat
Namun, arah kebijakan Washington terhadap pemerintahan transisi tersebut dinilai masih belum sepenuhnya jelas.
Pejabat Amerika Serikat menegaskan bahwa hubungan bilateral akan sangat bergantung pada sejauh mana kepentingan Washington diakomodasi, sembari mengingatkan opsi militer tetap terbuka.
Di sisi lain, Delcy Rodriguez muncul di televisi pemerintah dengan sikap menantang dan menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores.