58 warga meninggal karena kekurangan gizi,
dan 242 lainnya meninggal karena kekurangan makanan dan obat-obatan.
Baca Juga:
Prediksi Mossad Meleset, Kejayaan di Perang Iran ‘Mimpi’
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengutuk blokade yang dilakukan Israel.
“Selama hampir 80 hari, Israel memblokir masuknya bantuan internasional yang menyelamatkan nyawa,” kata Guterres.
“Seluruh penduduk Gaza menghadapi risiko kelaparan,” tambahnya.
Baca Juga:
Mossad Terlalu Optimis, Realita Perang Iran Tak Sesuai Harapan
Guterres menekankan bahwa bantuan yang saat ini diizinkan masuk hanyalah bagian kecil dari yang dibutuhkan.
“Semua bantuan yang diizinkan hingga saat ini hanya berjumlah satu sendok teh ketika bantuan yang dibutuhkan sangat banyak,” ujarnya.
Ia memperingatkan bahwa sekitar 80 persen wilayah Gaza kini menjadi zona militer atau berada di bawah perintah evakuasi.