WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepala badan PBB yang menangani urusan pengungsi menyerukan peningkatan solidaritas global guna membantu jutaan pengungsi yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Seruan tersebut disampaikan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Barham Salih, dalam kunjungan resmi perdananya ke Kenya.
Baca Juga:
Uni Eropa Desak AS dan Iran Hormati Gencatan Senjata, Diplomasi Disebut Jalan Terbaik
Dalam agenda kunjungan tersebut, Salih memberikan apresiasi tinggi terhadap peran strategis Kenya dalam memberikan perlindungan bagi pengungsi.
Ia menilai pemerintah Kenya konsisten menerapkan kebijakan pengungsi yang progresif dan inklusif.
Selama puluhan tahun, Kenya dikenal sebagai salah satu negara yang paling terbuka dan dermawan dalam menerima pengungsi, sebagaimana dilaporkan Xinhua, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga:
Risiko Meluas Meningkat, Korban Tewas Akibat Virus Ebola di RD Kongo Tembus 500
Kenya menerapkan kebijakan visioner yang memungkinkan pengungsi untuk bekerja secara legal serta mengakses berbagai layanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan keuangan.
Menurut Salih, langkah tersebut mencerminkan solidaritas luar biasa Kenya, meskipun negara itu menghadapi keterbatasan sumber daya.
Ia menilai kebijakan yang diterapkan Kenya tidak hanya berfokus pada bantuan kemanusiaan, tetapi juga mendorong kemandirian pengungsi serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.