Ketua Majelis Umum Perwira Rusia, Kolonel Jenderal (Purn.) Leonid Ivashov, meyakini jika masalah besar yang terjadi di medan tempur Ukraina adalah komandi tunggal dan terpadu. Hal ini yang dikatakan oleh Ivashov jadi penyebab terjadinya friksi antara pasukan militer Rusia dan Garda Nasional.
“Tidak ada komando terpadu, tidak ada markas tunggal, tidak ada konsep tunggal dan tidak ada perencanaan aksi dan komando terpadu. Itu ditakdirkan untuk menjadi kekalahan," kata Ivashov.
Baca Juga:
Rusia Klaim Kemenangan Baru, Kuasai Penuh Luhansk Ukraina Timur
Gesekan antara pasukan Rusia ini bukan yang pertama kali. Pada Oktober 2022 lalu, Kepala Republik Chechnya mengkritik keras penarikan mundur pasukan militer Rusia di Lyman, Republik Rakyat Donetsk (DPR).
Kadyrov dengan lantang menyebut Komandan Distrik Militer Pusat Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, Kolonel Jenderal Alexander Lapin adalah seorang pengecut. Hingga akhirnya, Lapin resmi dicopot dari jabatannya. [eta]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.