"Mari kita luruskan mengapa saya pergi [ke Arab Saudi dan bertemu Putra Mahkota Mohammed bin Salman]," ujarnya lagi.
"Saya tidak membahas minyak, saya pergi karena ingin memastikan bahwa kami tidak akan meninggalkan Timur Tengah."
Baca Juga:
Mengenal King Salman Gate, Megaproyek Perluasan Masjidil Haram MbS
Sebagaimana diberitakan Reuters, AS diam-diam mencoba meyakinkan Arab Saudi untuk tidak melakukan pengurangan produksi minyak. Namun, lobi AS tersebut tak berhasil.
Washington kemudian menuduh Riyadh 'menunduk' pada Rusia. Rusia dan AS sendiri sedang tak berhubungan baik karena Washington membatasi harga minyak Moskow akibat invasi Ukraina.[zbr]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.