Kementerian pertahanan Israel menuduh Prancis secara aktif menghambat transfer amunisi ke Israel.
Dalam pernyataannya, kementerian tersebut mengatakan larangan Prancis diberlakukan meskipun telah ada koordinasi sebelumnya dan jaminan bahwa amunisi tersebut hanya ditujukan untuk digunakan melawan Iran.
Baca Juga:
AS Bakar Rp1.245 Triliun untuk Senjata Nuklir, Angkanya Kalahkan Gabungan 8 Negara
Kementerian itu menambahkan bahwa upaya tersebut penting bagi keamanan Eropa. Israel juga menyatakan akan menghentikan seluruh pengadaan pertahanan dari Prancis dan tidak akan melakukan keterlibatan baru dengan militer Prancis.
Penjualan senjata Prancis ke Israel relatif kecil, dan belum jelas apakah langkah tersebut akan memengaruhi pasukan Prancis yang bertugas bersama penjaga perdamaian PBB di Lebanon.
Italia
Baca Juga:
Eropa Mulai Tak Percaya AS, Publik Eropa Dorong Pertahanan Mandiri
Sumber mengatakan Italia pekan lalu menolak izin bagi pesawat militer AS untuk mendarat di pangkalan udara Sigonella di Sisilia sebelum menuju Timur Tengah.
Menurut harian Corriere della Sera, yang pertama kali melaporkan berita tersebut, "sejumlah bomber AS" dijadwalkan mendarat di pangkalan di Sisilia timur sebelum melanjutkan penerbangan ke Timur Tengah.
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto kemudian membantah adanya keretakan dengan Washington atau perubahan kebijakan. Ia menulis pesan di platform X bahwa pangkalan udara AS tetap aktif, namun Washington memerlukan izin khusus untuk penggunaan di luar perjanjian yang ada.