WAHANANEWS.CO, Jakarta - Serangan rudal kembali mengguncang Israel ketika Iran menghantam kawasan padat penduduk di dekat Tel Aviv, menyebabkan belasan warga terluka dan kerusakan parah pada bangunan, Rabu (25/3/2026).
Ledakan terjadi di Kota Bnei Bark yang berada di wilayah tengah Israel dan langsung memicu respons cepat dari layanan darurat setempat di tengah meningkatnya eskalasi konflik.
Baca Juga:
AS Tiba-tiba Ajukan 15 Poin ke Iran, Ada Tawaran Besar di Balik Gencatan Senjata
Tim medis dari Magen David Adom (MDA) segera memberikan pertolongan pertama kepada korban di lokasi sebelum mengevakuasi mereka ke sejumlah rumah sakit terdekat.
“Setidaknya sembilan orang telah kami tangani di Bnei Brak sebelum dibawa ke rumah sakit,” kata pihak MDA, Rabu (25/3/2026).
Korban luka dilaporkan terdiri dari berbagai kelompok usia dengan tingkat cedera yang berbeda akibat dampak ledakan dan serpihan material.
Baca Juga:
Bikin BGN Murka Usai Joget di Dapur, Pria Ini Ternyata Kelola 7 Titik SPPG
Disebutkan bahwa seorang pria berusia 23 tahun mengalami luka sedang akibat pecahan di bagian perut dan kepala, sementara delapan korban lainnya mengalami luka ringan, termasuk enam anak-anak.
Serangan tersebut juga berdampak ke wilayah sekitar dengan tambahan korban dari area terdekat.
“Tiga orang juga terluka di Givat Shmuel terdekat,” demikian disampaikan MDA dalam keterangannya.
Rekaman visual di lokasi menunjukkan kerusakan signifikan pada bangunan tempat tinggal, termasuk balkon yang runtuh hingga menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya.
Gambar yang dirilis memperlihatkan bagian apartemen di lantai atas ambruk dan menghantam struktur di bawahnya akibat kuatnya dampak ledakan.
Situasi ini terjadi setelah militer Israel sebelumnya mengeluarkan serangkaian peringatan terkait potensi serangan rudal dari Iran dalam beberapa jam terakhir.
Sejak tengah malam Selasa, sedikitnya 12 peringatan telah diumumkan kepada warga terkait ancaman rudal yang masuk ke wilayah Israel.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]