Presiden Lai Ching-te pekan ini mengumumkan rencana mengalokasikan tambahan anggaran pertahanan sebesar US$ 40 miliar untuk delapan tahun ke depan, yang langsung dikecam Beijing sebagai pemborosan yang disebut akan “menjerumuskan Taiwan ke bencana”.
Menanggapi kritik itu, juru bicara Dewan Urusan Daratan Utama Taiwan Liang Wen-chieh pada Kamis (27/11/2025) menyatakan bahwa anggaran pertahanan China jauh lebih besar daripada Taiwan dan mengatakan, “Jika mereka dapat mengutamakan perdamaian lintas selat, dana ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian dan mata pencaharian masyarakat daratan utama”.
Baca Juga:
Tuduh Meksiko Gagal Atasi Kartel, Trump Siap Setujui Operasi Militer
“Kedua belah pihak di selat ini tidak seharusnya saling bermusuhan sengit; itu akan baik untuk semua orang,” ujar Liang.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.