WahanaNews.co | Sebanyak 33 orang dilaporkan tewas dan 18 lainnya terluka akibat gempuran udara Rusia di Kota Chernihiv, utara Ukraina, pada Kamis (3/3/2022) petang waktu setempat.
Serangan terbaru Rusia tersebut dilaporkan menyerang daerah permukiman warga sipil termasuk sekolah di Chernihiv.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
"Pesawat Rusia juga menyerang dua sekolah di daerah Staraya Podusivka, Chernihiv, dan rumah-rumah warga. Tim penyelamat sedang bekerja di daerah itu," kata Gubernur wilayah Chernihiv, Vyacheslav Chaus, melalui Telegram, seperti dikutip AFP.
Chernihiv terletak 120 kilometer dari timur laut Ibu Kota Kiev.
Wakil Wali Kota Chernihiv, Regina Gusak, mengatakan, gempuran bom Rusia terdengar di sana-sini.
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Layanan darurat Ukraina merilis gambar yang menunjukkan gumpalan asap keluar dari apartemen yang rusak berat, dengan puing-puing berserakan di halaman.
Sejak menginvasi Ukraina seminggu yang lalu, Rusia mengatakan bahwa mereka tidak menargetkan wilayah sipil.
Namun, fakta di lapangan memperlihatkan sebaliknya.