WahanaNews.co | Rusia dilaporkan mengirimkan tentara bayaran guna melancarkan invasinya ke Ukraina yang berlangsung sejak 24 Februari lalu.
Intelijen Amerika Serikat memprediksi Rusia menempatkan 1.000 lebih tentara bayaran ke Ukraina dalam beberapa hari hingga beberapa minggu ke depan.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Wacana ini muncul setelah seorang pejabat AS lain mengatakan Washington telah mendapatkan sejumlah indikasi terkait keterlibatan tentara bayaran Rusia dalam invasi di Ukraina.
"Kami melihat beberapa indikasi mereka (tentara bayaran) telah ditempatkan," tutur sumber itu kepada media.
Penempatan ini dilakukan kala pasukan Rusia sedang kesulitan menghadapi perlawanan pasukan Ukraina.
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Pasalnya, konvoi besar militer Rusia di utara Kyiv masih terhenti sejak beberapa hari lalu.
Tentara bayaran ini bakal membantu unit militer Rusia yang mengalami kesulitan.
Ia juga menuturkan sebanyak 200 tentara bayaran Rusia yang sudah berada di Ukraina tak dapat mengerjakan misi dan operasi dengan mulus untuk menggempur pasukan Ukraina.