WahanaNews.co | Otoritas Ukraina menyebut korban tewas akibat serang roket ke stasiun kereta api di Kramatorsk, Ukraina, bertambah menjadi 50 orang.
Serangan diketahui terjadi saat warga melakukan evakuasi dari wilayah Donbas.
Baca Juga:
Perang Makin Panas, Rusia Lancarkan 90 Drone Shahed Iran ke Ukraina
Dilansir AFP, Jumat (8/4/2022), Gubernur Regional Donetsk, Pavlo Kyrylenko, mengatakan korban tewas akibat serangan itu menjadi 50 orang.
Sebanyak 5 orang di antaranya adalah anak-anak.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan 300 orang terluka. Dia menambahkan bahwa serang itu menunjukkan kejahatan tiada batas.
Baca Juga:
Moskow Panik, Ukraina Hancurkan Gudang Rudal Rusia
"Kejahatan tanpa batas," kata Zelensky.
Wartawan AFP menyaksikan setidaknya ada 30 mayat dikumpulkan dan tergeletak yang ditutup plastik di sebelah stasiun.
Mayat tersebut kemudian diangkut ke truk militer.