Dalam pemberitahuan tersebut, Iran melarang seluruh penerbangan melintasi wilayah udaranya kecuali penerbangan internasional ke dan dari Iran yang telah memperoleh izin khusus.
Peta lalu lintas udara menunjukkan sebagian besar penerbangan dialihkan menjauhi wilayah udara Iran dan kawasan sekitarnya.
Baca Juga:
Kerja Sama RI-AS Picu Polemik, Kemenlu Tegaskan Tak Ada Kebijakan Bebas Udara
Hanya lima pesawat yang terpantau berada di atas wilayah udara Iran saat NOTAM diberlakukan, menurut data FlightRadar24.
Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa menyatakan akan menghindari seluruh wilayah udara Iran dan Irak hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Lufthansa mengoperasikan sejumlah merek penerbangan di Eropa dan Timur Tengah, termasuk Austrian, Brussels Airlines, Discover, Eurowings, Swiss, dan ITA Airways.
Baca Juga:
Iran Setuju Hentikan Program Pengayaan Nuklir 5 Tahun, Tapi AS Minta 20
Pada hari yang sama, Amerika Serikat juga meminta personel di beberapa pangkalan militernya di Timur Tengah untuk dievakuasi.
Seorang diplomat AS yang dikutip Reuters menyebut langkah tersebut sebagai penyesuaian atau perubahan postur militer.
“Ini hanya perubahan postur,” ujar diplomat tersebut tanpa merinci alasan pasti di balik evakuasi.