Salah satu pangkalan yang terdampak perubahan postur tersebut adalah Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran disebut-sebut dapat terjadi dalam waktu dekat.
Baca Juga:
Kerja Sama RI-AS Picu Polemik, Kemenlu Tegaskan Tak Ada Kebijakan Bebas Udara
Menurut laporan tersebut, serangan bahkan berpotensi dilakukan hanya dalam hitungan jam.
Dalam beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump melontarkan serangkaian ancaman keras terhadap Republik Islam Iran.
Iran sendiri tengah dilanda gelombang kerusuhan sejak akhir Desember yang dipicu inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial.
Baca Juga:
Iran Setuju Hentikan Program Pengayaan Nuklir 5 Tahun, Tapi AS Minta 20
Pemerintah Teheran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik kekerasan jalanan yang disebut telah menewaskan ratusan hingga ribuan orang.
“Semua sinyal menunjukkan bahwa serangan AS akan segera terjadi,” kata seorang pejabat militer Barat yang tidak disebutkan namanya, dikutip Reuters.
Pejabat tersebut menambahkan bahwa ketidakpastian juga menjadi bagian dari strategi pemerintahan saat ini.