"Partai Buruh tidak boleh menghancurkan diri sendiri melalui pertikaian internal," ujar Starmer.
Starmer sebelumnya membawa Partai Buruh yang berhaluan kiri-tengah meraih kemenangan besar dalam pemilu 2024.
Baca Juga:
Bocah 9 Tahun di Batam Dianiaya Ibu Tiri, Terungkap Usai Ayah Minta Donasi
Namun, popularitasnya kemudian merosot tajam setelah serangkaian skandal dan pembalikan kebijakan membuat banyak pemilih kecewa terhadap janji perbaikan taraf hidup yang pernah ia sampaikan.
Kekecewaan publik terhadap pemerintahan Starmer disebut semakin dalam karena banyak pemilih menilai perubahan yang dijanjikan tidak kunjung terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Jika Starmer benar-benar mundur atau dilengserkan, Inggris akan memiliki perdana menteri ketujuh hanya dalam kurun sedikit lebih dari satu dekade.
Baca Juga:
Baru Mendarat dari Singapura, Richard Arief Muljadi Langsung Diciduk Kejagung
Pergantian pemimpin yang begitu cepat itu akan menjadi salah satu tingkat perputaran kekuasaan tertinggi Inggris dalam hampir dua abad terakhir.
Situasi tersebut juga mencerminkan kemarahan publik terhadap kegagalan sejumlah pemerintahan berturut-turut dalam memperbaiki layanan publik dan menangani isu-isu besar seperti imigrasi ilegal.
Menurut perhitungan Reuters, lebih dari 100 anggota parlemen dari Partai Buruh secara terbuka telah menyatakan keinginan agar Starmer mundur atau menetapkan jadwal pengunduran dirinya.