Tak hanya di Vaalimaa, antrean juga terjadi di titik penyeberangan Nuijamaa.
Sebagaimana dilansir Reuters, perpindahan masyarakat dari Rusia ke Finlandia terjadi usai Putin mengumumkan mobilisasi militer secara parsial.
Baca Juga:
Utusan Khusus Rusia Kirill Dmitriev Umumkan Pembicaraan dengan Perwakilan Pemerintahan Trump
Kebijakan tersebut membuat beberapa warga khawatir bakal ditugaskan turun ke medan perang.
"Secara teknis, saya adalah murid, saya seharusnya tidak perlu takut bakal ditugaskan [wajib militer], tetapi kita melihat situasi berubah sangat cepat, jadi saya berpikir masih ada potensi [ditugaskan ke medan perang]," kata Max ketika diwawancara Reuters.
"Saya hanya ingin selamat," lanjutnya.
Baca Juga:
Siap Kuasai Udara, Rusia Tampilkan Prototipe Senjata Laser Antidrone
Max sendiri mengatakan ia pergi ke Finlandia untuk naik pesawat menuju Jerman agar dapat mengunjungi kerabatnya.
Sampai saat ini, Finlandia masih membuka perbatasannya untuk menyambut warga Rusia.
Namun, Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin mengatakan pemerintah sedang menimbang risiko dari perjalanan masyarakat lewat Finlandia dan mempertimbangkan mengurangi transit dari Rusia. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.