Hasil penelitian tersebut kemudian diterima dan disahkan oleh Naval History and Heritage Command Amerika Serikat.
"Ditegaskan Direktur Naval History and Heritage Command Samuel J. Cox, penemuan Herring adalah pengingat kuat bahwa kita memiliki kewajiban kepada para pelaut dan Marinir yang memberikan hidup mereka demi melayani bangsa kita."
Baca Juga:
Bisa Picu Perang Dunia III, Lithuania Desak NATO Tembak Jatuh Jet Rusia
Menurut Cox, keberhasilan mengidentifikasi USS Herring juga menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam mengungkap fakta-fakta sejarah yang telah lama hilang.
"Ini juga merupakan bukti dari nilai kolaborasi internasional dalam mengungkap dan melestarikan kebenaran dari sejarah bersama kita," ujarnya.
Penemuan USS Herring menambah daftar panjang keberhasilan pencarian kapal perang dan kapal selam yang hilang selama Perang Dunia II dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:
Peneliti Ungkap Perang Dunia 3 Sudah PecahTapi Tak Banyak yang Sadar
Pada 2024, Angkatan Laut Amerika Serikat juga berhasil menemukan USS Harder di Laut China Selatan dekat Pulau Luzon, Filipina.
Kapal selam yang tenggelam pada Agustus 1944 tersebut dikenal luas dengan julukan legendaris "Hit 'em HARDER".
Sementara itu pada 2023, para peneliti menemukan bagian haluan USS New Orleans yang terkenal karena tetap mampu berlayar setelah bagian depannya hancur akibat serangan torpedo Jepang.