NATO dalam pernyataan resminya menyebut tidak ada usulan kompromi apa pun terkait status kedaulatan Greenland.
Aliansi pertahanan tersebut justru menekankan pentingnya kerja sama multilateral untuk membendung pengaruh Rusia dan Tiongkok yang dinilai semakin aktif di kawasan Arktik.
Baca Juga:
Trump Ketahuan Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan memberlakukan tarif hingga 25 persen terhadap sejumlah negara Eropa.
Ancaman tersebut dikaitkan dengan kegagalan mencapai kesepakatan yang memungkinkan Amerika Serikat membeli Greenland dari Denmark.
Pernyataan Trump itu memicu ketegangan serius dalam hubungan transatlantik. Pemerintah Denmark dengan tegas menyatakan bahwa Greenland tidak untuk dijual.
Baca Juga:
Sampah Masih Menumpuk Setiap Pagi di Beberapa Titik, Apakah Warga Kota Jambi Sudah Bahagia ?
Denmark juga memperingatkan bahwa setiap upaya pengambilalihan secara paksa dapat berdampak pada keanggotaan Amerika Serikat di NATO.
Sejumlah pemimpin Eropa dan pemerintah Denmark menyambut positif keputusan Trump mencabut ancaman tarif serta mengesampingkan opsi penggunaan kekuatan militer.
Meski demikian, Denmark kembali menegaskan bahwa kedaulatan atas Greenland merupakan garis merah yang tidak dapat ditawar.