Di tengah polemik tersebut, dinamika geopolitik juga meningkat setelah sebelumnya Trump memberikan ultimatum keras kepada Iran terkait pembukaan Selat Hormuz.
“Seluruh peradaban akan mati malam ini dan tidak akan pernah bisa dipulihkan kembali,” ancam Trump sebelum tenggat waktu.
Baca Juga:
Trump Kembali Terancam Dimakzulkan, Demokrat Ungkap Dugaan Kejahatan Global
Namun sekitar 90 menit sebelum batas waktu, Gedung Putih mengumumkan perubahan arah kebijakan dengan membuka ruang negosiasi dan menyepakati gencatan senjata sementara selama dua minggu.
Dalam pernyataan resmi, Trump menegaskan Iran telah menyetujui pembukaan jalur strategis tersebut untuk lalu lintas global.
“Iran telah menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara SEPENUHNYA, SEGERA, dan AMAN.”
Baca Juga:
Dituding Penjahat Perang, Trump Ngamuk dan Ancam Hancurkan Iran
Menanggapi tudingan Trump, CNN membela integritas pemberitaannya dan menyebut informasi berasal dari sumber resmi Iran.
“Pernyataan yang dimaksud diperoleh CNN dari pejabat Iran dan dilaporkan oleh sejumlah media pemerintah Iran.”
Media tersebut juga menegaskan bahwa sumber yang digunakan merupakan juru bicara resmi yang telah dikenal kredibilitasnya.