“Kami menerima pernyataan tersebut dari juru bicara resmi Iran yang kami kenal.”
Sementara itu, Gedung Putih tetap mengklaim langkah tersebut sebagai kemenangan diplomatik bagi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump.
Baca Juga:
Trump Tak Puas Proposal Damai Iran, Sebut AS Punya Dua Opsi Akhiri Perang
“Ini adalah kemenangan bagi Amerika Serikat yang diwujudkan oleh Presiden Trump dan militer kami yang luar biasa,” ujar juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.
Namun narasi berbeda muncul di internal CNN, di mana pembawa acara Erin Burnett menilai keputusan Trump sebagai bentuk kemunduran dari ancaman sebelumnya.
“Secara harfiah pada detik-detik terakhir, Trump mundur setelah mengancam bahwa ‘seluruh peradaban akan mati malam ini dan tidak akan pernah kembali’.”
Baca Juga:
Pentagon Bongkar Biaya Perang AS di Iran Tembus Rp433,8 Triliun
Ia menilai retorika tersebut berlebihan dan berujung pada perubahan sikap mendadak dari Gedung Putih.
“Pada dasarnya telah ditarik kembali oleh Trump,” lanjutnya.
Di sisi lain, komentator Fox News Laura Ingraham justru melihat Iran sebagai pihak yang lebih dulu melemah dalam konflik tersebut.