WahanaNews.co | Ukraina menuding Rusia telah memblokir aksesnya ke laut, ketika Rusia bersiap untuk latihan angkatan laut minggu depan di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan Laut Azov sepenuhnya diblokir dan Laut Hitam hampir sepenuhnya terputus oleh pasukan Rusia.
Baca Juga:
Lawan AS-Israel, Iran Bikin Strategi Baru Tebar Ranjau Laut di Selat Hormuz
Rusia telah berulang kali membantah rencana untuk menyerang Ukraina meskipun mengerahkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasan. Namun negara itubaru saja memulai latihan militer berhari-hari dengan negara tetangga Belarusia.
Belarusia adalah sekutu dekat Rusia dan memiliki perbatasan panjang dengan Ukraina.
Latihan angkatan laut Rusia akan berlangsung minggu depan di dua laut di selatan Ukraina, Laut Hitam dan Laut Azov. Rusia telah mengeluarkan peringatan pantai mengutip latihan penembakan rudal dan meriam.
Baca Juga:
Pernah Abaikan Tawaran Ukraina, AS Akui Kesalahan Besar Sebelum Perang Iran
"Daerah yang belum pernah terjadi sebelumnya di mana manuver akan dilakukan membuat navigasi di kedua laut praktis tidak mungkin," kata Kementerian Luar Negeri Ukraina seperti dikutip dari BBC, Jumat (11/2/2022).
Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov juga mentweet bahwa perairan internasional kedua laut telah diblokir oleh Rusia.
Ketegangan tinggi antara Rusia dan Ukraina di wilayah Laut Hitam dan Laut Azov terjadi sejak Rusia mencaplok Crimea pada 2014. Pada 2018, Rusia menyita tiga kapal angkatan laut Ukraina.