WAHANANEWS.CO, Jakarta - Utusan Khusus Rusia untuk Investasi Asing dan Kerja Sama Ekonomi, Kirill Dmitriev, pada Kamis (3/4/2025), mengumumkan bahwa dirinya sedang mengadakan pembicaraan dengan perwakilan pemerintahan Presiden AS Donald Trump di Washington.
Dmitriev mengatakan di Telegram bahwa ia memulai pembicaraan selama dua hari pada Rabu (2/4/2025) atas permintaan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Baca Juga:
Investasi Properti Asing di IKN Capai Rp55 Triliun, Ini Daftar Lengkapnya!
“Dialog antara Rusia dan Amerika Serikat, yang merupakan hal terpenting bagi seluruh dunia, hancur total di bawah pemerintahan (mantan Presiden AS Joe) Biden,” kata Dmitriev.
Utusan tersebut berpendapat bahwa “banyak kekuatan” yang ingin Dunia tetap tegang dengan “menghalangi” pemulihan dialog yang konstruktif di banyak negara di dunia.
“Kekuatan-kekuatan ini dengan sengaja mendistorsi posisi Rusia, mencoba mengganggu setiap langkah menuju dialog, tidak menyisakan sarana maupun sumber daya,” katanya menambahkan.
Baca Juga:
Modal Asing Rp 6,82 Triliun Mengalir ke RI dalam Sepekan
Mereka yang menentang pemulihan hubungan takut Rusia dan AS akan menemukan “titik temu dan mulai lebih memahami satu sama lain serta membangun kerja sama,” baik secara politik maupun ekonomi, katanya.
“Ya, memulihkan dialog adalah proses yang sulit dan bertahap. Namun, setiap pertemuan, setiap percakapan yang jujur memungkinkan kita untuk bergerak maju.
"Pemahaman yang jelas tentang posisi Rusia membuka peluang baru untuk interaksi yang konstruktif, termasuk dalam bidang investasi dan ekonomi,” imbuhnya.