"Saya berdoa agar Anda mendengar isi hati saya ketika saya mengatakan bahwa saya benar-benar, sepenuhnya menyesal," ujarnya dengan suara bergetar.
Regina mengaku tindakannya memeluk Tillman dilandasi keyakinan bahwa Tuhan memintanya melakukannya.
Baca Juga:
AS Keluarkan Perintah Eksekutif, Negara Mitra Dagang Iran Terancam Tarif Tinggi
"Tuhan berkata kepada saya bahwa dia butuh pelukan seorang ibu," ucap Regina kepada WSB-TV.
"Joey (nama panggilan Tillman) belum tahu betapa Tuhan mengasihinya. Joey butuh penyembuhan dari masa lalunya, seperti kita semua. Dan itulah hati dan doa kami," lanjutnya.
Hakim Pengadilan Tinggi Cherokee County, Tony Baker, mengaku terkejut melihat momen tersebut.
Baca Juga:
AS dan Iran Kembali Berunding di Oman Usai Bom Nuklir dan Perang
"Saya rasa saya belum pernah melihat istri korban memeluk terdakwa saat mereka membunuh seseorang," kata Baker.
Asisten Jaksa Wilayah Cherokee County, Pete Lamb, menyampaikan bahwa Tillman mengaku bersalah atas tiga dakwaan dalam kasus pembunuhan tersebut.
Hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara, dengan tiga tahun pertama dijalani di penjara. Sisa hukuman bisa ditangguhkan jika Tillman mengikuti program rehabilitasi selama dua tahun.