Sementara itu, di profil Facebooknya, Ressler menggambarkan
dirinya sebagai sosok yang sangat hancur, sangat tidak sempurna, semuanya
merupakan bencana yang mempesona. Dia mengatakan Vadovsky adalah "belahan
jiwanya" dalam sebuah postingan dari bulan Oktober yang mengisyaratkan
perselisihan di antara pasangan itu.
"Tidak ada orang lain yang akan mencintainya seperti
saya, dan tidak ada orang lain yang menghibur jiwa saya seperti dia,"
tulis Ressler.
Baca Juga:
TPNPB-OPM Ungkap Alasan Eksekusi 6 Guru dan Tenaga Medis di Papua
"Kita semua pantas mendapatkan cinta sejati setidaknya
sekali seumur hidup"bahkan jika itu hanya sesaat," demikian bunyi status
Ressler. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.