WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa ketahanan imunitas tubuh masih menjadi faktor utama dalam melindungi diri dari serangan virus influenza yang kerap meningkat di musim tertentu.
Hingga saat ini, vaksin influenza belum masuk dalam program imunisasi wajib nasional dan masih bersifat pilihan bagi masyarakat.
Baca Juga:
Kemenkes Susun Blueprint SDM Kesehatan 2026–2035 Berbasis Health Labour Market Analysis
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa menjaga daya tahan tubuh merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penularan virus.
Upaya tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten di semua kelompok usia.
“Pertahanan terbaik adalah imunitas tubuh yang harus diperkuat. Anak-anak, dewasa, hingga lansia perlu menjaga pola makan bergizi dan istirahat cukup,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga:
Menkes Minta Semua Peserta PIDI-PPDS Jalani Skrining Jiwa Ulang, Investigasi Kematian Dokter Masih Berjalan
Aji menjelaskan, meskipun vaksin influenza tidak diwajibkan, Kemenkes tetap memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi secara mandiri.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk perlindungan tambahan, khususnya bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap komplikasi influenza.
“Vaksin itu boleh-boleh saja, tapi opsional. Sangat dianjurkan untuk perlindungan ekstra bagi lansia, anak-anak, dan tenaga kesehatan,” ucap Aji.