“Target minimal kita 1 per seribu. Itu saja sudah butuh 280 ribu dokter. Kalau rata-rata dunia, bahkan 1,76 per seribu,” kata Budi, merujuk data World Bank dan WHO.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa Indonesia saat ini kekurangan sekitar 140 ribu dokter.
Baca Juga:
Kasus Super Flu di Bali Jadi Sorotan, Pakar Dorong Pemerintah Buka Data Influenza Berkala
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable yang digelar di Lancaster House, London, Inggris, pada 20 Januari 2026.
Dalam forum itu, Prabowo mengajak universitas-universitas di Inggris untuk membuka kampus cabang di Indonesia, terutama di bidang kedokteran serta sains dan teknologi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga medis nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Baca Juga:
Menkes Tegaskan Pentingnya Kemandirian Produksi Kesehatan Hadapi Krisis Global
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.