Lebih lanjut, Rachmat mengingatkan bahwa baik air tanah maupun air mineral merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui, tetapi ketersediaannya tetap terbatas.
“Tekanan terhadap sumber air meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri,” katanya.
Baca Juga:
Trump Ogah Minta Maaf usai Unggah Video Obama Jadi Monyet
Ia pun menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian air. “Karena air tidak hanya untuk kita saja tapi juga untuk anak cucu kita nantinya,” ujar Rachmat.
Kasus yang mencuat ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap perusahaan air minum, khususnya terkait transparansi sumber air dan proses pengolahannya.
Pemerintah daerah diminta memastikan setiap produk yang beredar telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan konsumsi.
Baca Juga:
Green Mindset Arief Nasrudin: PAM JAYA Andalkan Jatiluhur dan 13 Sungai, Tanpa Eksploitasi Air Tanah
Dengan meningkatnya kesadaran publik, diharapkan masyarakat semakin kritis dalam memilih produk air minum.
Keterbukaan informasi mengenai asal sumber air menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kepercayaan konsumen di masa depan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.