WahanaNews.co | Penderita
penyakit autoimun direkomendasikan untuk memilih vaksin virus corona (covid-19)
dengan platform teknologi mRNA seperti Moderna dan Pfizer. Kedua merek vaksin
itu termasuk yang digunakan untuk program vaksinasi nasional di Indonesia.
Baca Juga:
Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Terima Laporan Tiga Kasus Gejala PMK
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia
Tarmizi mengatakan, sejatinya penderita autoimun dapat menerima vaksin jenis manapun
dengan syarat kondisinya terkontrol dengan baik dibuktikan dengan surat
rekomendasi dari dokter.
"Tetapi ada yang memang tidak bisa, sehingga hanya
dianjurkan diberikan vaksin yang platform mRNA seperti Pfizer dan
Moderna," kata Nadia, Kamis (19/8).
Nadia sekaligus menambahkan bahwa Indonesia sudah kedatangan
sebanyak 8.000.160 dosis vaksin Moderna. Jutaan dosis vaksin itu digunakan
untuk booster atau suntikan dosis ketiga vaksin untuk tenaga kesehatan.
Baca Juga:
Pemkab Kepulauan Seribu Targetkan 4.295 Anak Terima Vaksin Polio PIN Tahap Pertama
Sementara sisanya, atau sebanyak 5.102.300 dosis vaksin
Moderna telah dialokasikan untuk masyarakat umum. Sedangkan untuk, Pfizer
dijadwalkan datang petang ini dengan jumlah 1.560.780 dosis, namun Nadia masih
belum merinci siapa saja sasaran vaksin asal perusahaan farmasi Amerika Serikat
itu.
"Ditunggu saja dulu ya," kata dia.