Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan ketajaman penglihatan menjadi salah satu bagian yang diperhatikan.
Apabila ditemukan adanya penurunan kemampuan melihat, pasien dapat menjalani evaluasi lanjutan oleh dokter mata untuk memastikan penyebab gangguan tersebut.
Baca Juga:
Kapolda Jambi Tinjau Langsung Tes Akademik Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Kampus Unama Tehok
“Melalui Cek Kesehatan Gratis, ketajaman penglihatan masyarakat akan diperiksa. Kalau ditemukan penurunan visus, akan dievaluasi lebih lanjut oleh dokter mata untuk memastikan apakah menderita katarak atau tidak, terutama pada usia lanjut,” kata Dante.
Kelompok lanjut usia menjadi salah satu sasaran penting dalam upaya deteksi dini tersebut.
Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara berkala, kasus katarak diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga pasien dapat segera memperoleh rujukan dan penanganan yang sesuai.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Binrohtal Personel Nasrani, Perkuat Integritas dan Pelayanan Humanis
Dante berharap penguatan deteksi dini melalui Program Cek Kesehatan Gratis dapat memperpendek waktu antara ditemukannya kasus dan pemberian layanan medis.
Di saat yang sama, perluasan pembiayaan operasi serta pemerataan kapasitas layanan di daerah diharapkan mampu meningkatkan jumlah pasien katarak yang mendapatkan tindakan.
“Melalui Cek Kesehatan Gratis, kami berharap penanganan pasien semakin cepat sehingga risiko kebutaan akibat katarak dapat ditekan. Deteksi dini menjadi kunci menjaga kualitas penglihatan masyarakat,” kata Dante menutup.