WAHANANEWS.CO, Jakarta – Berdasarkan diagnosis medis, AMW tutup usia setelah mengalami gejala suspek campak yang disertai dengan komplikasi berat.
Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan penjelasan terkait kabar duka meninggalnya dokter internship berinisial AMW.
Baca Juga:
Lonjakan Campak 2026 Picu KLB di 11 Provinsi, Komisi IX Minta Aksi Cepat Pemerintah
Dokter laki-laki berusia 26 tahun tersebut diketahui sedang menjalani masa tugasnya di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Gejala yang Dialami
Lewat keterangan resmi, Kemenkes mengungkapkan almarhum sempat mengalami beberapa gejala klinis. Mulai dari demam, ruam merah, serta sesak napas berat pada Kamis (26/3/2026). Dari hasil investigasi sementara, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit penyerta.
Baca Juga:
Sumber Penularan 2 Kasus Cacar Monyet di Jakbar Masih Ditelusuri
"Meski pihak RSUD Cimacan telah mengupayakan penanganan maksimal pada 26 Maret 2026, pasien dinyatakan meninggal dunia," kata Kepala Biro Komunikasi Kemenkes Aji Muhawarman mengutip Detikcom, dikutip Minggu (29/3/2026).
"Pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya," tambahnya.
Penyelidikan Epidemiologi Dilakukan