WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah diminta mengambil langkah serius dan terukur dalam mengantisipasi potensi penyebaran Virus Hanta jenis Andes yang belakangan menjadi perhatian dunia kesehatan internasional.
Ancaman virus tersebut dinilai tidak bisa dianggap remeh karena memiliki kemampuan menular antarmanusia, berbeda dengan sebagian besar jenis hantavirus lainnya.
Baca Juga:
Siapa Pemilik PT MSE Pelaku Dugaan Jual Beli Solar Subsidi dari Gudang Ilegal ?
Peringatan itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, yang menilai kemunculan virus tersebut harus menjadi alarm kewaspadaan nasional.
Selain tingkat penularannya yang dinilai berbahaya, angka kematian akibat infeksi Virus Hanta Andes juga tergolong tinggi sehingga membutuhkan kesiapan sistem kesehatan nasional sejak dini.
Menurut Edy, pemerintah harus memperkuat sistem deteksi dini dan pengawasan kesehatan di pintu-pintu masuk negara, terutama setelah adanya laporan terkait kapal yang diduga membawa kasus infeksi virus tersebut.
Baca Juga:
DPR Minta Pemerintah Sesuaikan Aturan Belanja Pegawai Daerah demi Kepastian PPPK
Ia menekankan bahwa hingga kini belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk menangani Virus Hanta jenis Andes, sehingga penanganan medis masih berfokus pada terapi suportif guna meningkatkan daya tahan tubuh pasien.
“Ini penyakit yang serius, karena jenis yang ditemukan di kapal ini tidak hanya menular antara hewan pengerat tikus dan manusia, tapi juga bisa melebar antar manusia. Itu yang pertama. Yang kedua, angka kematiannya tinggi, 35 persen sampai 50 persen,” ujar Edy saat memberikan keterangan media kepada Parlementaria pasca Rapat Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut juga menilai pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan meskipun hingga saat ini kasus Virus Hanta Andes belum terdeteksi masuk ke Indonesia.