Pada periode tersebut, RSUI juga menjalankan pelayanan vaksinasi dan perawatan pasien. Dukungan pemerintah turut membantu proses pengembangan rumah sakit.
Kusuma mengatakan, dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Depok dan pemerintah pusat.
Baca Juga:
Klinik Reproduksi RSUI Resmi Dibuka: Layani Pasangan dengan Program Kehamilan Terintegrasi
“Alhamdulillah waktu itu pemerintah mendukung. Bahkan Bapak Presiden, Bapak Menteri Kesehatan itu semua datang ke sini untuk melihat langsung,” syukur Kusuma.
Kapasitas Naik Menjadi 361 Tempat Tidur
Pasca pandemi, RSUI terus memperkuat kapasitas pelayanan. Dari sebelumnya memiliki sekitar 200 tempat tidur, kini kapasitasnya telah mencapai 361 tempat tidur, dengan dukungan 43 ICU, 14 NICU dan sembilan kamar operasi.
Baca Juga:
RSUI Strategi Besar: Luncurkan Center of Excellence dengan Layanan Kesehatan Level Unggulan
Tidak berhenti di angka tersebut, manajemen RSUI juga menyiapkan ekspansi kapasitas menjadi 500 tempat tidur dalam pengembangan berikutnya. Penambahan tersebut akan disertai peningkatan jumlah kamar operasi dan unit ICU.
“Sekarang mencapai 361 bed, dengan 43 ICU, 14 NICU dan sembilan kamar operasi. Insyaallah dalam satu tahun ini kami kembangkan menjadi 500 tempat tidur, dengan penambahan kamar operasi menjadi 12 dan penambahan unit ICU,” kata Kusuma.
Pertumbuhan kapasitas tersebut juga diikuti peningkatan jumlah pasien. Saat ini RSUI disebut melayani sekitar 1.500 hingga 1.600 pasien setiap hari, baik peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maupun pasien non-JKN.