Tetap Mempertahankan Fungsi Pendidikan
Di tengah ekspansi layanan, RSUI tetap mempertahankan identitasnya sebagai rumah sakit pendidikan. Kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran UI terus dilakukan untuk mendukung pendidikan profesi dokter, spesialis dan subspesialis.
Baca Juga:
Klinik Reproduksi RSUI Resmi Dibuka: Layani Pasangan dengan Program Kehamilan Terintegrasi
Kusuma menyebut RSUI saat ini memiliki sekitar 16 bidang spesialis serta sekitar 60 cabang subspesialis.
“Kami terus mendukung adanya rumah pendidikan dengan teman-teman dari Fakultas Kedokteran. Kami punya pendidikan umum, ada pendidikan spesialis, ada 16 spesialis di sini,” jelasnya.
Dengan keberadaan berbagai layanan tersebut, RSUI memperkuat posisi sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus rumah sakit rujukan.
Baca Juga:
RSUI Strategi Besar: Luncurkan Center of Excellence dengan Layanan Kesehatan Level Unggulan
Kolaborasi JICA Perkuat Kapasitas Medis
Pengembangan RSUI juga didukung kolaborasi internasional, salah satunya melalui kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).
Berdasarkan bahan yang dihimpun, kerja sama tersebut mencakup penguatan kapasitas tenaga medis, telemedicine ICU melalui komunikasi dokter-ke-dokter dan perawat-ke-perawat bersama tenaga spesialis Jepang, serta dukungan teknologi kesehatan berupa Mobile Digital X-Ray berbasis kecerdasan buatan (AI).