WAHANANEWS.CO, Jakarta - Gelombang sanksi terhadap dokter dan tenaga kesehatan yang melontarkan komentar nirempati kepada pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan terus bergulir, terbaru dr Benny Christian Sihombing resmi mengundurkan diri dari RSUD Ruteng setelah komentarnya soal "ruang jenazah" menuai sorotan publik.
Pihak RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menerima surat pengunduran diri dr Benny pada Jumat (7/8/2026).
Baca Juga:
Dari Gerak Jalan hingga Penghargaan, Hari Koperasi ke-79 di Sumedang Berlangsung Meriah
Pengunduran diri tersebut membuat dr Benny tidak lagi bekerja sebagai dokter di RSUD Ruteng.
Polemik bermula ketika Yurizal mengeluhkan lamanya mendapatkan ruang perawatan melalui akun media sosial Threads.
"8 jam belum dapat ruangan, Gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS," tulis Yurizal.
Baca Juga:
Komisi IX DPR Minta Aktor Intelektual Dugaan Fraud BPJS Kesehatan Dibongkar Hingga Tuntas
Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang belakangan menjadi sorotan karena dinilai tidak menunjukkan empati kepada pasien.
Salah satu komentar datang dari dr Benny yang mempertanyakan pilihan ketika kapasitas ruang perawatan rumah sakit sudah penuh.
"Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak," tulis dr Benny.